Polda Jawa Barat telah menerima 36 pertanyaan ke H. Rizieq Syihab dari yang bersangkutan. Menurut pengamat – Nicholay Aprilindo, bahwa Pancasila bukan Lambang Negara. Sedangkan kasus ini yang di tuntut oleh pelapor adalah Penodaan Lambang Negara.

Hukum Penodaan Lambang Negara ?

Menurut Nicholay, Pancasila adalah Ideologi Negara. Sedangkan yang termasuk lambang negara adalah Bendera Merah Putih dan Burung Garuda. Hal ini tentu membawa kita pada sebuah kebuntuan terhadap tuntutan yang sudah cacat dasar tersebut, seperti yang dijelaskan Nicholay.

Video dibawah ini dapat menjelaskan lebih, silahkan klik tombol Play.

Sejak dulu hingga kini, tidak pernah ada hukum penodaan terhadap ideologi, menurut Nicholay. Dan dengan itu, maka kasus penodaan lambang negara yang di gelar di Mapolda Jabar sudah terlalu aneh untuk dilanjutkan.

Justru, pelapor yang menggagas permasalahan ini di Mapolda Jawa Barat dapat di ketahui publik bahwa pelapor tidak mengerti mana lambang negara dan mana ideologi negara. Kasus ini tidak mungkin diteruskan.

Kasus ini berbeda dengan kasus ahok

Terlihat memang kasus ini untuk mengimbangi kasus ahok. Namun, kasus ini sebetulnya ‘Serupa tapi tak sama’ karena Tesis Rizieq Shihab dengan Buku Ahok serta Video mereka pun berbeda dasar dan konteks secara keseluruhan.

Berikut penjelasan dari H. Rizieq Syihab di Polda Jabar

Jika kita lihat kedua video tersebut, bahwa sangat jelas tidak ada penodaan pancasila yang dilakukan. Karena suatu tesis memang di uji oleh para ahli, sedangkan buku karangan biasanya hanya editor di perusahaan penerbit yang memeriksa.

Sehingga cukup jelas bagi kita semua, kasus penodaan lambang negara ini tidak sama dengan kasus ahok. Buku dan video ahok jelas menyatakan suatu pernyataan yang berdasar keraguan terhadap keyakinan umat lain. Semoga hukum di Indonesia dapat di tegakkan agar negeri kita tercinta ini dapat terus berlangsung ketentraman, kedamaian, semangat nasional dan produktivitas nasional.

Pin It on Pinterest