LANGSA – Laznas AQL Peduli melalui Program Pulihkan Aceh menggulirkan upaya pemulihan pascabencana dengan memfasilitasi pembuatan dua unit perahu yang akan digunakan untuk mendukung distribusi bantuan ke wilayah-wilayah terpencil di Aceh.
Kesepakatan pembuatan perahu tersebut dilakukan antara Affan Lubis selaku perwakilan LAZNAS AQL Peduli dengan Pak Saidin, pembuat perahu lokal, dalam sebuah pertemuan di Langsa. Perahu-perahu tersebut direncanakan menjadi sarana vital dalam menunjang aktivitas kemanusiaan, khususnya untuk menjangkau daerah yang sulit diakses melalui jalur darat.
Affan Lubis menjelaskan, pada awalnya pihaknya mengajukan permintaan pembuatan tiga unit perahu. Namun, setelah mempertimbangkan kemampuan produksi dan waktu pengerjaan menjelang bulan Ramadan, disepakati bahwa tahap awal difokuskan pada pembuatan dua unit perahu. “Kami ingin pekerjaan ini jelas, realistis, dan bisa selesai tepat waktu. Dua perahu ini sangat dibutuhkan untuk mendukung distribusi bantuan kemanusiaan di daerah terpencil,” ujar Affan.
Dua unit perahu tersebut ditargetkan selesai paling lambat 11 Februari 2026 dan sepenuhnya akan menjadi milik LAZNAS AQL Peduli untuk keperluan Program Pulihkan Aceh.
Adapun biaya pembuatan perahu disepakati sebesar Rp15 juta per unit, yang mencakup bahan utama, ongkos kerja, serta perlengkapan dasar seperti kemudi, baut, dan tali. Sementara itu, mesin dan perlengkapan pendukung lainnya akan disiapkan secara terpisah oleh pihak LAZNAS AQL Peduli.
Dari sisi teknis, perahu dirancang dengan panjang sekitar 12 meter dan lebar 1,2 meter. Untuk tinggi perahu, kedua belah pihak sepakat agar spesifikasi disesuaikan dengan standar teknis pembuat perahu demi menjamin stabilitas dan keamanan saat digunakan di medan perairan yang menantang.
“Yang terpenting perahu stabil dan aman saat digunakan. Spesifikasi teknis akan kami sesuaikan berdasarkan pengalaman lapangan,” kata Pak Saidin.
Selain itu, pihak pembuat perahu juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan perbaikan apabila hasil pengerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakati. Program Pulihkan Aceh merupakan salah satu inisiatif kemanusiaan LAZNAS AQL Peduli yang berfokus pada pemulihan infrastruktur dan sarana pendukung masyarakat pascabencana, khususnya di wilayah-wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses.
Dengan adanya perahu ini, diharapkan distribusi bantuan kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan menjangkau masyarakat yang selama ini terisolasi akibat kondisi geografis dan kerusakan infrastruktur.
Mari jadi bagian dari ikhtiar kemanusiaan Pulihkan Aceh.
Dukungan Anda membantu membuka akses bantuan ke wilayah terpencil.
- Infaq via BSI: 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
- Konfirmasi: 0812-9228-9783
Satu perahu bukan sekedar alat transportasi, tetapi jembatan harapan bagi mereka yang menanti
bantuan.

