PERINGATI 76 TAHUN PERISTIWA NAKBAH, KH. BACHTIAR NASIR AJAK UMAT MEMBERI KONTRIBUSI TERBAIK UNTUK BANGSA PALESTINA

PERINGATI 76 TAHUN PERISTIWA NAKBAH, KH. BACHTIAR NASIR AJAK UMAT MEMBERI KONTRIBUSI TERBAIK UNTUK BANGSA PALESTINA

Share This Post

JAKARTA – Pada 17 Mei 2024, KH. Bachtiar Nasir menyampaikan khutbah Jum’at di Masjid Ar-Rahman, AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan dengan tema “Memperingati 76 Tahun Peristiwa Nakbah Palestina”.

Dalam khutbahnya, beliau mengajak umat Islam untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa Palestina.

Beliau mengingatkan bahwa Palestina adalah negeri yang menjadi tempat Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Negeri ini dibebaskan oleh Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘Anhu enam tahun setelah wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari tangan orang-orang Nasrani.

Sayangnya, Palestina saat ini masih berada di bawah kendali penjajah zionis Israel. Sudah lebih dari tujuh dekade serangan brutal yang tidak mengenal kemanusiaan dan aturan-aturan perang terus dilakukan oleh Zionis.

Beliau juga menjelaskan sejarah penjajahan di Palestina, mulai dari kampanye Perancis melawan dunia Arab pada tahun 1799, hingga pembentukan negara Israel pada tahun 1948. Peristiwa ini dikenal dengan Nakbah, yang berarti “malapetaka” dalam bahasa Arab. Saat ini, sudah 76 tahun berlalu sejak peristiwa Nakbah.

Pada masa itu, sekitar 800 ribu warga Palestina dari total 1,4 juta terusir dari tanah airnya dan tinggal di berbagai wilayah pengungsian. Tersisa sekitar 150 ribu yang berada di wilayah yang dikuasai penjajah Israel.

Dengan cukup menyayat hati KH. Bachtiar Nasir menggambarkan suasana mencekam kala itu. Kota yang hancur jadi puing-puing; rumah-rumah jadi arang dan abu; bangunan jadi kerangka tanpa nyawa; sementara jalan-jalan jadi sunyi dan kosong.

Ulama yang berfokus pada tadabbur Al-Qur’an ini juga menandaskan bahwa kondisinya persis seperti yang menimpa Gaza saat ini. Bahkan lebih perih dari peristiwa pada saat itu. Bangsa Palestina dipaksa meninggalkan tanah kelahirannya.

KH. Bachtiar Nasir pada momen peringatan peristiwa Nakbah, mengajak umat Islam Indonesia untuk waspada terhadap setiap kemungkinan yang mengancam kedaulatan negeri ini. Selain itu, beliau juga mengajak umat Islam untuk memperkuat diri, mempersiapkan iman, dan membulatkan tekad untuk memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan.

Melihat kondisi bangsa Palestina yang sampai saat ini kehilangan kemerdekaanya, KH. Bachtiar Nasir mengapresiasi umat Islam yang tidak tinggal diam dengan berbagai bentuk kepedulian. Para khatib di dunia menyampaikan khutbah yang mengguncang jiwa; ada zikir, doa dan seruan kepedulian membela bangsa Palestina yang terus menggema. Semua menggambarkan, bahwa kepedulian itu masih menyala di dalam jiwa umat Islam seluruh dunia.

Dalam penutup khutbahnya, KH. Bachtiar Nasir di antaranya mengutip hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

“Tidaklah seseorang menelantarkan seorang mukmin pada suatu tempat yang kehormatannya terampas dan harga dirinya terlecehkan, melainkan Allah akan menelantarkannya pada suatu tempat yang ia sangat mengharapkan pertolongan-Nya. Dan tidaklah seseorang menolong seorang muslim yang berada pada suatu tempat yang kehormatannya terampas dan harga dirinya terlecehkan di dalamnya, melainkan Allah akan menolongnya pada suatu tempat yang ia sangat mengharapkan pertolongan-Nya.” (HR Abu Dawud).

More To Explore