Langsa, 25 Januari 2026 — Tim Laznas AQL Peduli melaksanakan kegiatan survei lapangan terhadap pembuatan boat (perahu) di Workshop Raja Bahtra yang berlokasi di Kota Langsa, Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan perencanaan program bantuan perahu yang akan disalurkan ke wilayah Aceh yang mengalami keterbatasan akses dan membutuhkan sarana transportasi air.
Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan produksi, kualitas pengerjaan, serta spesifikasi teknis boat yang direncanakan menjadi unit bantuan bagi masyarakat di daerah terisolasi. Workshop Raja Bahtra dikelola oleh Agus Saidi, yang memiliki pengalaman dalam pembuatan perahu kayu untuk kebutuhan masyarakat pesisir dan wilayah perairan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Laznas AQL Peduli melakukan peninjauan langsung terhadap proses produksi, mulai dari pemilihan material, metode konstruksi, hingga desain perahu agar sesuai dengan kebutuhan operasional di wilayah dengan akses darat yang terbatas. Diskusi teknis juga dilakukan guna menyesuaikan spesifikasi boat dengan kondisi geografis dan kebutuhan penerima manfaat.
Adapun bahan yang digunakan dinilai memenuhi standar ketahanan dan keamanan, antara lain papan body berbahan kayu meranti yang dikenal kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca. Pada bagian lunas digunakan kayu damar yang memiliki struktur padat dan daya tahan tinggi, sementara gading atau rangka perahu menggunakan kayu alban untuk menjamin kekokohan serta stabilitas saat digunakan dalam aktivitas harian masyarakat.
Agus Saidi menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program bantuan tersebut dengan menghadirkan boat berkualitas dan layak operasional. Ia juga mengapresiasi langkah Laznas AQL Peduli yang melakukan survei secara langsung sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan bantuan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, perwakilan Tim Laznas AQL Peduli menegaskan bahwa survei ini merupakan bagian penting dari proses verifikasi sebelum program bantuan direalisasikan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin kualitas, keamanan, serta efektivitas pemanfaatan bantuan bagi masyarakat di wilayah Aceh yang aksesnya terputus.
Melalui kegiatan survei ini, Laznas AQL Peduli berharap bantuan boat yang akan disalurkan nantinya dapat membantu membuka kembali akses mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan layanan sosial di daerah terdampak. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan ikhtiar bersama dalam menjangkau saudara-saudara kita di Aceh yang saat ini membutuhkan dukungan sarana transportasi air.
Mari Menjadi Bagian dari Ikhtiar Memulihkan Aceh.
Dukungan Anda membantu membuka akses bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
- Infaq melalui BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
- Konfirmasi: 0812-9228-9783
Satu perahu, sejuta harapan bagi mereka yang menanti uluran bantuan.

