JAKARTA–Palestina terus dibombardir oleh Israel. Ribuan warga Gaza syahid. Infrastruktur luluh lantak lantaran terjangan bom.
Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) KH Bachtiar Nasir menggugah nurani masyarakat Indonesia yang masih terdiam, apatis dengan penderitaan yang dialami warga Palestina.
Dikatakan UBN, sapaan karib KH Bachtiar Nasir, jika kita diam maka sama artinya kita turut membunuh orang Palestina.
“Sudahkah Anda bunuh orang Palestina hari ini?” tanya UBN dalam video yang tayang di Youtube baru-baru ini.
Pertanyaan UBN ini merupakan sindiran bagi masyarakat Indonesia yang masih banyak terdiam melihat kezaliman di Palestina.
UBN mengandaikan, jika ada bayi di depan mata kita dalam kondisi menangis tidak ada bapak ibunya karena terbunuh. Bayi itu kelaparan dan kita hanya terdiam, maka kita termasuk orang zalim.
“Ada orang tahu, kemudian dibiarkan, didiamkan. Mati atau tidak (bayinya)?” tanya UBN kembali.
UBN kemudian mengilustrasikan kondisi pasien kritis. Darahnya hampir habis dari tubuhnya. Kurang obat-obatan. Serta tidak tersedia tenaga medis.
Ketika kita diam saja melihat kondisi itu, maka kita termasuk orang zalim yang turut membunuh orang Palestina.
“Sudah berapa orang Palestina kita bunuh? Sudahkah kita membunuh orang Palestina hari ini?” Kata UBN.
Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) ini mengungkapkan embargo dan blokade yang dialami warga Palestina. Sehingga pasokan bahan makanan, kesehatan dan lain-lain tidak bisa masuk ke wilayah Gaza.
“Kita tidak pernah berfikir, tidak bekerja keras bagaimana caranya agar bisa mendobrak blokade itu? Kita nurut PBB. Sementara PBB Israel yang pimpin,” ungkap UBN.
Terkadang, lanjut UBN, kita tidak merasa membunuh. Padahal sejatinya kita turut membunuh setiap hari orang Palestina.
“Barang doa, barang shalat gaib pun tidak pernah dilakukan,” ujar UBN.*

